Sosialisasi Penyuluhan Anti Narkoba dan Miras di Takengon

Kategori : berita Rabu, 20 April 2016

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) gelar penyuluhan, pencegahan dan peredaran/penggunaan Minuman Keras dan Narkoba, Selasa (19/4) di gedung Bale Pendari Takengon.

Kegiatan penyuluhan anti Narkoba dan Miras ini dibuka Langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Drs H Khairul Asmara dan diikuti setidaknya 280 orang peserta dari berbagai kalangan.

Kepala Kesbangpol Aceh Tengah, Munawardi Ridha SH dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Instruksi Presiden No 12 tahun 2011 tentang kebijakan strategi Nasional, Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), kegiatan ini berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 19 sampai dengan 20 April 2016 dan dibagi dalam 2 (dua) tahap.

Pada hari petama ‎diikuti sebanyak 140 orang peserta terdiri dari unsur MPU kecamatan, Mukim, Reje Kampung, Imem Kampung dan tokoh pemuda dalam Kabupaten Aceh Tengah.

Untuk hari kedua melibatkan guru pembimbing dari beberapa sekolah dan pelajar SLTA sebanyak 140 orang peserta.

Kegiatan penyuluhan anti Narkotika dan miras kali ini mengambil tema "Dengan penyuluhan, pencegahan dan peredaran/penggunaan Minuman Keras dan Narkoba, mari kita selamatkan generasi muda dari Narkoba".

Kepala Kantor Kesbangpol Kab. Aceh Tengah Munawardi Ridha, SH juga menyebutkan Narasumber yang menyampaikan materi dalam kegiatan ini akan disampaikan oleh Dandim 0106 Aceh Tengah, Kapolres, Kajari Takengon, Kadis Kesehatan, Kadis Dinas Syariat Islam, dan Kakant Kesbangpol Aceh Tengah.

"Diharapkan kegiatan penyuluhan anti Narkoba dan Miras ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan Miras terhadap tantanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara" ucap Munawardi.

Sementara itu Wabup Khairul Asmara dalam sambutannya mengatakan, ‎peredaran dan penggunaan Narkoba saat ini sudah berada pada level yang mengkhawatirkan yang mengakibatkan bangsa Indonesia saat ini terjebak dalam situasi darurat narkoba.

"Jika ini dibiarkan disamping merusak tatanan kehidupan masyarakat secara keseluruhan, Narkoba juga akan mengancam masa depan generasi bangsa," ujar Khairul.

Ditambahkannya, untuk keluar dari situasi yang kritis ini secara bersama-sama dan saling bahu membahu, semua komponen masyarakat harus ‎merapatkan barisan memerangi Narkoba dan Miras dengan segala bentuknya.

"Kita harus menyadari sungguh-sungguh bahwa Narkoba adalah musuh saya, musuh anda, musuh kita semua!, katakan tidak pada narkoba," ajak Khairul dalam slogannya.

Menutup sambutannya, Wabup Khairul juga mengharapkan kepada Mukim, Reje Kampung, Imem Kampung, tokoh wanita dan pemuda setelah mengikuti kegiatan ini kiranya dapat mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat terutama para remaja dan pelajar yang ada di daerah masing-masing.

"Setiap kesempatan yang ada kiranya kita perlu secara terus menerus memberi pemahaman kepada masyarakat tentang dampak narkoba, sehingga Dataran Tinggi Gayo yang kita cintai ini dapat kita bangun lebih baik lagi, masa kini dan mendatang," harap Khairul.

Pembukaan penyuluhan anti Narkoba ini dihadari oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dodi Rahmawan Sik, Ketua DPRK, Muchsin Hasan dan Ketua MPU Aceh Tengah, Tgk M Isa Umar. (Mika)

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengon
Lat: 4.62
Lng: 96.84